Langsung ke konten utama

First.

Segala hal yang kita rencanakan, tidak semuanya akan berjalan baik. Setidaknya begitulah hidup berjalan, dan akan terus berjalan. Waktu terus berputar, tanpa peduli siapa yang telah sampai atau siapa yang tertinggal. Waktu tak pernah peduli, seberapa cepat atau lambat kehidupanmu berjalan.
Tak apa, jika kamu sedang tertinggal, atau jika kamu berjalan terlalu cepat. Setiap manusia memiliki garis waktunya sendiri. Tak ada yang bisa membandingkan garis waktu satu dengan yang lainnya. Manusia akan selalu membandingkan memang, tapi setidaknya bukan begitu cara kerja kehidupan terhadap waktu yang terus berjalan.
Jika kamu sedang lelah, istirahatlah sejenak tak apa. Jika kamu mungkin rasanya sedang ingin memberhentikan waktu, sisihkan waktumu sedikit untuk duduk diam sambil menikmati waktu juga takkan apa.
Jangan pernah, sekali-kali pun, membandingkan garis waktu dan pencapaian hidupmu dengan hidup orang lain, jika itu hanya akan membuatmu kembali terduduk dan menangisi. Jangan menyakiti dirimu lagi dan lagi, biarkanlah dirimu menikmati hari demi hari, tahun  demi tahun, dengan pencapaian maksimal dari dirimu. Jika memang terasa kurang, kejarlah lagi jika memang masih punya tenaga lebih. Tapi jika tenagamu sudah terkuras habis, duduklah dulu, isi tenagamu sebentar, kemudian berjuang lagi.
Jangan terlalu memaksakan dirimu, nantinya malah tak bisa menikmati hasil jerih payahmu. Berjuanglah semaksimalmu, tak perlu lebih dari itu.
Apa sih yang dikejar? Hidup takkan ada habisnya jika terus mengejar tanpa ada jeda untuk menikmati hening sejenak. Semua akan terasa cukup, seberapapun kekuatan maksimalmu, bersyukurlah.

Bersyukurlah, hanya itu pesan dariku.

Semua akan indah rasanya, jika kita mampu bersyukur dengan sesedikit atau sebanyak apapun yang telah kita kejar dan selesaikan.

Berterimakasihlah sejenak, kepada dirimu, yang telah mengorbankan sekian banyaknya waktu untuk berjuang demi hidupmu.

Terima kasih, selamat menjalani hari.

Komentar